Tuesday, 14 June 2011

..dia.....


Apakah aku baik-baik saja?                                                                               
Ga bisa semudah itu aku katakan demikian.
Dan sekalipun aku berucap iya iklas,
Nyatanya hati berontak, belum mengamini yang dinyata lidah.

Namun,,,
Salahlah aku jika tetap bertahan.
Terlalu banyak rasa dan logika membisik,
Memaksa hatiku mengakui, jalan itu bukanlah milikku,

Iya,, karena diammu adalah bukti cintamu padanya.

(Is that true that I’m OK?)
 (it is perfectly not easy for me to say so)
(even when my lips declaire it is)
(yet my heart deeply rebels, against what my tongue does)
 (nonetheless.....)
 (it is a giant mistake, if I keep staying)
 (too much logics and feelings disclosed)
 (forcing myself to admit, that path is not mine, it’s other’s)

 (Indeed,, cause your silence reveals that you love her)

One thing, honestly no regret...
God,,,, please help me to make it simple...

No comments:

Post a Comment